Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2025

Mentari

hai, aku kembali kembali dengan segala ceria yang sempat aku persembahkan untuk sekadar melihat senyum manis itu.  aku terlalu malu untuk mengucapkan sesuatu secara blak-blakan, mungkin karna aku lebih menyukai perasaan yang di sampaikan lewat tulisan.  mentari kini kau terlihat makin bersinar, kilauan mu amat berbinar, kini pun kau masih sama.  kau berjalan dengan memakai berbagai topeng, hanya untuk bertahan hidup sedikit lebih lama. meski nyatanya kaupun sesosok rapuh yang sering mengeluh.  hanya saja kau menutupi semua itu.  mentari,  kini hari special mu, beberapa tahun lalu di hari yang sama, kamu dilahirkan dengan tangisan kecilmu.  kini kamu menyambut hari itu dengan senyuman, sertaa kebahagiaan.  sungguh amat manis anak kecil yang sering menangis jika sedang merasa terkikis, yang selalu berkata "tak apaa" kala badai melanda.  selamat,  pencapaian mu bukan tentang banyaknya teman mu, bukan tentang banyaknya bakatmu, serta bukan t...