Laut
Di tepian pantai, dibawah langit yang membiru.
Laut yang lembut, lautan rindu.
Laut adalah puisi yang tak pernah usai,
ditulis alam dengan gemulai,
dipersembahkan pada jiwa yang haus akan keindahan.
Laut membisikkan cerita yang kini terlalu jauh.
Ia membawa kita pulang,
pada kisah yang lambat laun menjadi usang.
Dalam gemuruhnya, ada kehidupan yang bersemi.
Dalam tenangnya, ada kedamaian yang merayu.
Menyapa hati yang rindu, menari dengan angin yang berbisik.
Di dalam deburan ombak, aku menemukan kebebasan yang tak terbatas. Laut adalah pelukan alam yang membebaskan jiwa.
Komentar
Posting Komentar